Resensi: Saya Bermimpi Menulis Buku



Judul Buku : Saya Bermimpi Menulis Buku
Penulis : Bambang Trim
Penerbit : KOLBU (Komunitas Lintas Buku)
Nilai : 5/5

Sudah lama saya ingin meresensikan buku ini pada anda, buku ini adalah buku yang membuat saya menjadi penulis buku dan banyak menginspirasi saya untuk menulis. Seperti judulnya “Saya Bermimpi Menulis Buku”, kita diajak menkhayal dan berkenalan lebih jauh dengan dunia perbukuan dan penulisan di Indonesia.
Terus terang buku ini menjadi jawaban bagi anda yang ingin menulis buku, karena di dalamnya berisi langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan sebelum menulis buku. Tidak hanya itu dalam buku ini kita bisa mendapatkan trik serta langkah dan cara menerbitkan dan membuat penerbit sendiri. Penulisnyapun bukan orang sembarangan lho. Beliau adalah pemimpin dari penerbitan yang sedang naik daun saat ini (Salamadhani) yang juga menerbitkan novel Galaksi Kinanthi.
Tidak hanya itu, di buku ini ada trik-trik menarik memotivasi diri sendiri untuk menjadi menulis. Jadi bagi sobat KBB yang masih ragu untuk menyelam dalam dunia tulis menulis, buku ini majawab semua problematika kita semua.
Ada lagi cara-cara pembuatan ISBN, cara bekerjasama dengan Distributor dan bagaimana memasarkan. Sungguh tidak rugi membaca buku ini karena buku ini adalah pelepas dahaga bagi anda yang ingin menjadi penulis.
Sungguh terlalu banyak informasi yang disajikan dalam resensi buku ini, dan saya pribadi yakin Sobat KBB sudah penasaran dengan buku. So, bergegaslah ke toko buku dan cari buku ini.

Salam Inspirasi


Irawan Senda
Founder Komunitas Baca Buku

Resensi: Ipung #1


Judul Buku : Ipung #1
Penulis : Prie GS
Penerbit : Republika
Jenis Buku : Novel motivasi pembangkit kepercayaan diri
Pembaca : Remaja
Penilaian : (4/5)

Halo sobat KBB,
Minggu ini saya ingin meresensikan sebuah buku yang bercerita tentang seorang anak bernama Ipung, yang berasal dari sebuah desa terpencil di kota Solo bernama Kepatihan. Dengan kecerdasan otaknya, anak 'wong ndeso' ini mampu mendapat kursi pada sekolah ternama di kota Semarang, yaitu SMA Budi Luhur. Dan di sinilah perjuangan dan seluk beluk kehidupan Ipung sebagai anak desa kumal dan miskin di mulai.
Berlatar belakang keluarga yang sederhana menjurus miskin, Ipung nyatanya mampul merebut perhatian seluruh murid-murid di sekolah elite-nya itu. Bahkan, Pak Bakrie, guru tergalak di sekolah pun berhasil ditaklukkannya. Sosok Ipung yang polos, misterius, bertubuh kerempeng namun tak pernah gentar terhadap apapun, membuat anak kucel itu menjadi kasak-kusuk di seantero sekolah. Belum lagi kisah cintanya dengan Paulin, gadis kaya raya tercantik di sekolah, yang menaruh hati padanya, membuat beberapa teman-temannya yang juga sama-sama mengidolakan Paulin, menjadi sangat iri. Hingga bertambahlah alasan mereka untuk 'mengerjai' Ipung. Namun tak di duga, Ipung si anak kumal dan miskin, sama sekali tak gentar, bahkan Ipung behasil membuat beberapa dari mereka mendecak kagum dengan keberanian dan keteguhan hatinya.
Dalam buku ini, kita tidak hanya disuguhi cerita anak remaja yang mengalir segar, dan kisah percintaan yang kadangkala membuat pembacanya gemas. Namun buku ini sarat berisikan tentang nilai-nilai kepercayaan diri seorang anak yang 'lain sendiri' di tengah lingkungannya yang serba 'wah'. Di tengah tekanan-tekanan dari anak-anak kaya yang justru berbalik menjadi iri dan minder padanya. Mengapa sosok Ipung dengan emblem miskinnya itu justru sangat meroket? Dan sekejap saja sudah menjadi idola di seantero sekolah.
"Soedirman itu jenderal. Soeharto juga jenderal. Keduanya dari desa. Soekarno itu presiden, Susilo Bambang Yudhoyono juga presiden. Keduanya juga dari desa. Mereka semua, asalnya dari desa. Kesimpulannya, semua orang hebat adalah wong ndeso. Karena itu, kamu jangan minder meskipun kamu wong ndeso!"
Itulah kata-kata Pamannya, Lik Wur, yang senantiasa memotivasinya.

Dari awal, Prie GS, sudah mendeskripsikan sang tokoh denagn sangat baik. Tak pernah dibilangnya bahwa Ipung itu sebenarnya anak yang tampan, atau semacamnya. Namun, tak bisa dipungkiri, membaca cerita Ipung ini, kita akan membayangkan betapa sang tokoh mempunyai hati yang bersih, percaya diri yang kuat, dan keberanian yang tiada banding. Ipung memang tampan dalam arti sebenarnya.

salam

-Maryam Diyah-

Kordinator Divisi Resensi

Resensi: Bikin kamu tergila-gila membaca


Make a Reading Habbit
Judul buku : Bikin kamu tergila – gila membaca
Penulis : Prembayun Miji Lestari
Penerbit : Book Magz , Kelompok Pro – U Media
Jenis buku : How to
Nilai : 3/5 ( versi KBB )

Halo sobat KBB,
Melalui media ini perkenankanlah saya sebagai salah satu anggota KBB ikut berpartisipasi menulis resensi buku. Mudah – mudahan bermanfaat. Pada kesempatan ini , ijinkanlah saya mengupas sedikit tentang kegiatan membaca.
Membaca berasal dari kata dasar baca yang berarti memahami arti tulisan. Membaca yang dalam bahasa Arab iqra’ dan bahasa Inggris reading , menjadi bagian penting dalam mencerdaskan manusia. Iqra’ berarti bacalah , telitilah , dalamilah , ketahuilah ciri – ciri sesuatu , bacalah alam , tanda – tanda zaman , sejarah , diri sendiri , yang tertulis dan tidak tertulis ( hlm. 21 ).
Jika begitu , apa yang sudah anda baca hari ini ? Bagi sebagian orang yang gemar membaca , bisa dengan mudah menjawab pertanyaan ini. Tapi bagi sebagian yang lain , yang jarang atau malah alergi dengan aktifitas bernama membaca , tentu akan kelimpungan mencari – cari jawaban.
Tahukah anda , berdasarkan laporan Bank Dunia No. 16369 – IND dan studi IEA ( International Association for the Evaluation of Education Achievement ) di Asia Timur menunjukkan tingkat terendah membaca anak – anak dipegang oleh negara Indonesia dengan skor 51,7. Sementara di atasnya ada Filipina ( 52,6 ) ; Thailand ( 65,1 ) ; Singapura ( 74,0 ) ; Hongkong ( 75,5 ). Kemampuan anak – anak Indonesia dalam menguasai bahan bacaan juga rendah ,hanya 30 persen ( hlm.29 ).
Merunut pada uraian di atas , kita dapat melihat bahwa minat baca di kalangan masyarakat kita , terutama anak – anak , masih tergolong rendah. Kondisi ini tentu tidak boleh dibiarkan. Lantas apa yang bisa kita lakukan menghadapi fenomena ini ? Tentu saja kita harus melakukan perubahan . Mulai dari diri sendiri , dari hal – hal kecil dan lingkungan yang dekat. Ya , kita harus jadi pecinta buku. Tapi bagaimana caranya ?
Buku ini secara ringkas mengajak kita mengenal , memahami , lalu melaksanakan apa yang disebut dengan kegiatan membaca. Dengan bahasa yang santai dan mudah dimengerti , buku ini layak dijadikan buku saku untuk kegiatan membaca selanjutnya. Buku ini juga memberikan strategi – strategi jitu dan praktis agar kita bisa menjadi ‘ gila ‘ baca. Jangan khawatir ,sebab di dalam buku ini ada halaman yang disediakan untuk testing , sebagai parameter apakah kita termasuk pribadi yang gemar membaca atau sebaliknya.
Buku ini sangat direkomendasikan untuk kita – kita yang masih alergi dengan kegiatan membaca. Akhirnya , selamat membaca dan sering – seringlah bertanya : apa yang sudah saya baca hari ini ?

Resensi: Menjemput Risalah-Mu


Judul : Menjemput Risalah-Mu
Penulis : Triani Retno A.
Penerbit : Mizan
Genre : Novel Perenungan
Nilai : 3/5 (Versi Komunitas Baca Buku)

Halo sobat KBB, sudah lama sekali saya tidak memberikan resensi secara langsung. Harap di maklumi akhir-akhir ini saya disibukkan dengan beragam aktivitas yang cukup menyibukkan saya secara pribadi.

Kali ini saya akan membahas sebuah novel berjudul Menjemput Risalah-Mu. Novel ini adalah sebuah novel yang menceritakan dua kehidupan dalam dua sisi. Kehidupan sisi pertama adalah kehidupan glamoritas seorang artis bernama Larasati yang berusaha sekuat tenaga menjadi seorang artis terkenal. Hingga akhirnya Larasati dapat mencapai semua popularitas itu seperti yang ia harapkan.

Namun ketika namanya sedang naik, tiba-tiba saja foto-foto pribadi tersebar di internet. Larasatipun terbelalak melihat foto-fotonya hadir di internet, dan ia pun menjadi incaran infotainment yang ingin sekali menanyakan kebenaran foto-foto tersebut. Namanya menjadi berita utama di berbagai macam berita infotainment di televisi.

Dan salah satu infotainment yang meliput Larasati adalah Kabar Selebriti. Sebuah program infotainment tempat dimana Salsa bekerja. Salsa adalah seorang wartawati baru yang bekerja pada perusahaan tersebut. Ia adalah seorang yang sigap mencari berita kemanapun artis pergi, bahkan setiap jengkal langkah artis ia ikuti untuk mendapatkan sebuah berita. Perempuan berjilbab ini seolah tak peduli lagi harus berdesakan dengan media lain untuk mengambil posisi untuk menodongkan mike pada artis, maklum tubuh kecilnya bisa menyelip ke sana kemari.

Nah saat foto Larasati tersebar di internet, Salsa dengan sigap membututi keberadaan Larasati, hingga akhirnya ia menemukan Larasati di hotel, bersiap meninggalkan hotel tersebut bersama keluarganya. Salsa dengan sigapnya mendekati Larasati dan mengeluarkan beberapa pertanyaan, Larasati yang berusaha menghindar tidak luput dari pantauan dan kejaran mike Salsa, hingga akhirnya satu pertanyaan ditembakkan Salsa pada Larasati. Pertanyaan ini membuat Larasati terdesak dan ia dengan sigap membalas pertanyaan dengan sebuah pernyataan yang membuat Salsa menjadi termenung dan terdiam.

Pertanyaan apa yang diberikan Salsa? Dan pernyataan seperti apa yang membuat Salsa akhirnya merenungkan pekerjaan yang dilakoninya? Jawabannya ada pada buku Menjemput Risalah-Mu.

***

Nah itulah resensi novel Menjemput Risalahmu, sebuah novel ringan yang menawarkan sebuah nilai dan makna baru dari sebuah novel. Novel ini ringan dan tidak njelimet, bagi anda pembaca pemula, saya yakin tidak akan mendapatkan banyak masalah berarti. Karena dialog-dialog yang terbangun di dalamnya mudah dipahami oleh orang awam yang tidak pernah membaca novel sekalipun.

Meski begitu ada beberapa hal yang kurang diperhatikan penulis ketika menulis buku ini, yaitu pemanfaatan momentum pada setiap bab. Terkadang bab yang disajikan terlalu pendek hingga kita sebagai pembaca akan dibuat bertanya-tanya, “lho segini aja nih babnya….” Sayapun mengalami hal seperti itu ketika membaca novel ini. Sepertinya penulisnya terjebak dengan gaya penulisan nafas pendek (Cerpen), sehingga ada beberapa bab yang menurut saya tidak terlalu kuat untuk berdiri menjadi satu bab sendiri. Jadi novel ini menurut saya lagi lebih cocok dikatakan Cerpan (Cerita Panjang).

Walaupun begitu saya senang membaca novel ini karena mudah ditangkap oleh jalan pikiran pembaca secara umum. Pesan yang dibangunnya-pun cukup kuat dan pas untuk mengakhiri novel ini. Bagi saya novel ini adalah sebuah novel renungan bagi para wartawan dimanapun mereka berada wa bil khusus wartawan infotainment.
***

Tentang Penulisnya, Triani Retno atau sering dipanggil Teera lahir di Bandung, 24 Desember 1974 untuk kemudian tumbuh besar di Banda Aceh dan Medan. Ia adalah penulis lebih dari 80 cerpen yang telah di muat di majalah anak-anak dan remaja. Ia juga menulis beberapa novel seperti: Bukan Jilbab Semusim (2006), Gue Anak SMA (2006), Please Don’t Go (2006), Masih ada hati bicara (2006) dan Men Not Allowed (2007).

Prestasinya pernah menjadi pemenang harapan pada beberapa lomba penulisan novel dan pernah menjadi juara 2 pada lomba Menulis Artikel tang diselenggarakan IKAPI MENDIKBUD Kanwil Jawa Barat (1997) dan Juara I pada Lomba karya tulis ilmiah yang dilaksanakan oleh perpustakaan daerah Jawa Barat (1997). Nah bagi sobat Komunitas Baca Buku yang mau kenal lebih dekat bisa klik link ini:

Kebetulan mbak Teera-nya gabung di KBB juga lho….

Sekian resensi hari ini,
Salam inspirasi



Irawan Senda
Ketua dan Pendiri Komunitas Baca Buku
Author of Living Like a Puzzle

Resensi: Leverage Your Best Ditch The Rest.


Judul Buku : Leverage Your Best Ditch The Rest.
Penulis : Scott Blanchard dan Medeleine Homan.
Penerbit : William Morrow, an imprint of HarperCollin Publisher, Inc.
Genre : Buku coaching untuk manajemen bisnis.
Pembaca : Business Coach, Kalangan Praktisi Bisnis, Trainer, dan Konsultan Bisnis
Nilai : 5/5 (Versi Komunitas Baca Buku)


Hmmm belakangan ini ada beberapa sobat KBB yang bertanya apakah KBB hanya meresensikan novel saja? Bila ada sobat KBB yang bertanya seperti ini pastilah sobat KBB belum mengetahui dengan detil buku-buku apa saja yang sudah dibahas KBB. Pada awal berdirinya KBB, saya secara pribadi membuat berbagai macam resensi dari beberapa genre dari mulai buku bisnis, sampai buku biografi. Hanya saja memang dahulu tidak terlalu terekspose lebih lanjut karena memang dahulu anggotanya hanya sedikit.

Semakin kesini perkembangannya memang lebih banyak novel, karena saya sendiri dikelilingi oleh para penggila bacaan novel, jadi sedikit banyak meresensikan buku-buku seperti itu. Meski begitu saya tidak kuper banget soal buku bisnis karena buku referensi bisnis saya kemungkinan besar jarang diperhatikan oleh pelaku bisnis, hehehe… maklum bukunya memang jarang sekali ada di di Indonesia, seperti halnya buku yang akan kita bahas saat ini….

Buku “Leverage Your Best Ditch The Rest” adalah sebuah buku yang menawarkan tehnik mengelola karyawan dengan metode coaching. Penggagas konsep ini adalah Scott Blanchard dan Madeleine Homan. Mereka berdua adalah seorang yang sudah malang melintang membantu perusahan TOP 500 di Amerika untuk lebih maju dan besar.

Buku ini berisi sebelas bab yang akan menuntun kita menemukan cara yang tepat untuk mengelola karyawan kita. Tidak hanya itu buku ini mencoba menemukan kesalahan yang terjadi pada diri kita ketika kita menjadi seorang pemimpin atau pemilik perusahaan.

Pada dasarnya kesalahan atau kekalahan bisnis bukan berasal dari tehnik berbisnis, melainkan dari diri kita sendiri. Faktor diri kita menjadi sangat dominan karena kita adalah penentu arah kebijakan perusahaan. Sehingga bila terjadi kesalahan pada keputusan maka akan berdampak langsung pada perusahaan kita.

Melihat hal ini, Scott dan Madeleine merancang beberapa pertanyaan untuk memacu kemampuan kita dalam memanage diri sendiri, sehingga kita dapat lebih baik dalam menjalan perusahaan. Tidak hanya itu, Scoot dan Medeline-pun membeberkan maksud dari setiap pertanyaan yang diajukan. Sehingga ketika kita mengisinya kita akan paham masalah yang terjadi pada diri kita, dan dampak apa yang terjadi jika kita memiliki masalah tersebut.

Model-model pertanyaan seperti apakah yang digunakan oleh Scott dan Madeleine? Jawabannya bisa sobat KBB dapatkan dalam buku ini….
***
Itulah resensi bisnis kali ini, untuk mengomentari buku ini saya hanya bisa memberikan empat jempol untuk buku ini. Karena memang buku ini adalah buku terbaik dan panduan bagi para business coach.
Sayapun menggunakan beberapa tehnik untuk menghandel klien saya ketika bertemu dengan mereka. So, bisa dibilang ini adalah buku panduan yang sempurna untuk para coach dalam menghandel klien mereka.
***
Tentang penulis

Scott Blanchard

Kita mulai dari Scott Blanchard, hmm siapa yang tidak kenal dengan klan Blanchard? Pemilik dari The Ken Blanchard Companies ini adalah salah seorang adik dari seorang penulis buku bisnis terkenal Ken Blanchard. Bersama dengan kakaknya ia mendirikan sebuah lembaga bernama The Ken Blanchard Companies dan berhasil mencetak pengusaha-pengusaha mumpuni di USA.

Saat ini ia sibuk sebagai pembicara, trainer, dan coach untuk perusahaan-perusahan besar. Ia tinggal di gunung Bernando yang indah dan sejuk di California bersama keluarga yang penuh hangat dan cinta.

Madeleine Hofman

Madeleine Hofman adalah seorang trainer yang sangat berpengalaman dalam dunia training. Hal ini karena pengalamannya sebagai coach dan trainer selama 21 tahun. Ia adalah pelatih dari para trainer dan coach di USA.

Tidak hanya itu, ia juga menjadi seorang tokoh dibalik pembuatan sistem kurikulum di Coach University. Jadi bagi sobat KBB yang pernah mendengar nama Coach University, aktor penting di belakang suksesnya Coach University adalah Madeilene.

Karena keahlian dan kecerdasannya ia banyak menjadi tamu pembicara untuk stasiun TV di Amerika dan Inggris, ABC, NBC, CBS dan Fox News Channel.

Ok sekian resensi buku kali ini….

Salam Inspirasi


Irawan Senda
Founder and CEO Komunitas Baca Buku, Author Living Like a Puzzle, Founder and Owner Business Speed and Ghost Writer.

Resensi: Aku Terlahir 500gr Dan Buta


Judul : Aku Terlahir 500gr Dan Buta
Penulis : Miyuki Inoue
Jenis Buku : True story
Penerbit : Elex Media Komputindo
Pembaca : Semua kalangan
Nilai : (4/5)



Miyuki Inoue, bayi prematur yang divonis hanya hidup hingga dua sampai tiga hari lagi oleh sang dokter, nyatanya mampu bertahan hingga kini beranjak dewasa. Terlahir dengan berat 500gram, dengan kelima jari sebesar korek api, kepala sebesar telur, dan pinggul sebesar jari kelingking orang dewasa, membuat ibunya tak pernah bisa menahan cucuran airmata tatkala menjaganya di rumah sakit.
Ketika beberapa minggu kemudian Miyuki Inoue kecil divonis buta, hati sang ibu semakin hancur berkeping-keping. Namun wanita yang tegar itu, bersumpah akan terus berjuang agar Miyuki tetap hidup. Ia telah kehilangan laki-laki yang dicintainya ketika mengandung karena sebuah kecelakaan, dan ia tak ingin anak itu pun ikut pergi bersama ayahnya.

Buku ini menceritakan drama kehidupan antara ibu dan anak yang saling mengisi dan saling melengkapi. Bagaimana sang ibu mendidik anaknya, Miyuki, dengan sangat keras. Sehingga sang anak kadang dengan marah menjulukinya dengan sebutan ‘ibu setan’.
Bukan tanpa sengaja sang ibu berlaku seperti itu. Ia hanya ingin menempa sang anak menjadi manusia yang kuat dan tegar. Ia ingin anaknya menjadi seperti gadis normal lainnnya dan mendapat kebahagiaan.
Ketika suatu hari Miyuki belajar menaiki sepeda, sang ibu hanya mengawasi dari kejauhan. Airmatanya menetes tatkala sang anak terjatuh dengan lutut berdarah-darah. Namun tak disongsongnya Miyuki meskipun sangat ingin, melainkan dibiarkannya saja ia mengatasi itu sendiri. Hingga Miyuki berhasil menaiki kembali sepedanya dan terjatuh sebanyak 30 kali sebelum berhasil.
Pun ketika suatu hari Miyuki terjatuh dari tangga, sang ibu hanya berkata, “salah sendiri”. Bukan karena sang ibu tak peduli, justru ia ingin mendidik anaknya agar tak mengulangi kesalahan yang sama jikalau sudah merasakan bagaimana sakitnya.
Tak jarang Miyuki merasakan sakit hati oleh ucapan ibunya. Namun akhirnya Miyuki mengerti, semua yang dilakukan ibunya semata-mata karena rasa sayang sang ibu padanya. Terlebih lagi ketika suatu hari ibunya menceritakan masa lalu beliau yang kelam.

Miyuki, gadis dengan keinginan yang kuat dan penuh semangat. Kebutaan sama sekali tak menghalanginya. Apa yang ingin dikuasainya, pasti akan terus dipelajari dan dicobanya sampai berhasil, meski perlu usaha 10 kali lipat lebih sulit dan lebih lama dari orang normal.
Kini ia telah banyak meraih prestasi. Diantaranya juara mengarang tingkat nasional Jepang dengan karyanya yang berjudul Air Mata Ibu & Diriku Dalam Genggaman. Semua itu berkat kerja keras dan dukungan ibu yang mengasihinya.


Salam,

-Maryam Diyah-
Koordinator Divisi Resensi

Resensi: Fatimeh Goes To Cairo


Judul Buku: Fatimeh Goes to Cairo
Pengarang: Achoer
Penerbit: Dar! Mizan
Jenis Buku: Komedi Islami
Pembaca: semua kalangan
Nilai: (4/5)


Halo sobat KBB,

Minggu ini saya akan meresensikan sebuah buku yang agak berbeda dari biasanya.
Yaitu buku yang menceritakan sebuah kisah gokil seorang mahasiswa Kairo asal Indonesia yang bernama Arif. Suatu ketika, gadis pujaannya sewaktu di pondok pesantren dulu, yang bernama Fatimeh, kabarnya akan datang ke Kairo mengikuti rombongan adik-adik kelas sebagai salah satu angkatan baru. Arif yang memang menaruh hati pada Fatimeh, sengaja mendaftar untuk menjadi anggota panitia pendaftaran anak-anak baru. Agar bisa menjemput Fatimeh, saat di bandara. Cinta lama pun bersemi kembali. Tepatnya cinta Arif yang bersemi kembali terhadap Fatimeh, Fatimehnya sih nggak begitu.
Karena begitu cintanya ia pada Fatimeh, namun orangtuanya melarang ia untuk pacaran, maka timbullah niat dalam hatinya untuk melamar sang gadis pujaan. Berkirim suratlah ia pada orangtuanya di Indonesia(itu adalah surat terpanjang sekaligus surat terkocak yang pernah saya baca). Namun malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, meskipun surat telah ditulis sepanjang Tembok Besar Cina, namun apa daya, sang orangtua tidak menyetujuinya untuk menikah, dengan alasan, Arif belum menyelesaikan kuliahnya. Sebagai anak yang berbakti, maka Arif pun tak bisa menentang keinginan orangtuanya.
Namun tak berapa lama kemudian, orangtuanya malah menjodohkannya dengan seorang gadis, namun sayangnya gadis itu menampiknya malah sebelum bertemu muka dengan Arif. Maka senanglah Arif, karena bisa kembali menambatkan cita dan cintanya pada Fatimeh.
Arif yang telah mendapatkan restu orangtua untuk segera menikah, melamar Fatimeh. Lamaran pun diterima, dan dimulailah kehidupan rumah tangga mereka yang banyak dihiasi dengan adegan-adegan eksyen, seperti lempar piring, lempar gayung, lempar lemari(gak tahu bener apa nggak), dan lempar-lempar yang lainnya di saat mereka saling beradu pendapat. Meski kadang sang suami banyak mengalami benjol-benjol pada jidatnya, namun kehidupan rumah tangga mereka tetap berjalan harmonis. Fatimeh, istri yang meski kadang manjanya gak ketulungan, namun bisa menerima segala kekurangan Arif yang seperti tak ada habisnya itu.

Novel ini menceritakan kehidupan mereka sebagai pasangan muda dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Bagaimana sulitnya mengatasi kesulitan demi kesulitan. Misalnya saja, kesulitan keuangan, kesulitan dalam masak-memasak, sampai masalah dimana Arif divonis infertil oleh dokter! Rumah tangga mereka pun sempat goyah. Namun Arif yang sabar, berhasil membujuk Fatimeh yang merajuk karena sang suami tak dapat memberikanya anak. Berbagai usaha dilakukan untuk memperoleh keturunan. Akankah upaya mereka membuahkan hasil?

Novel berl-setting Cairo ini rasanya cocok bagi pasangan muda yang masih labil dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Namun novel ini juga bisa menjadi obat penyembuh apabila anda sedang mengalami penyakit ‘sulit tertawa’.


salam inspirasi

-Maryam Diyah-
Koordinator divisi resensi